Berapa kali Anda merasa otak tiba-tiba kosong dan tidak tahu harus melakukan apa, yang sialnya selalu terjadi saat Anda dikejar deadline laporan yang harus diberikan pada atasan ?
Bukan hanya itu, Anda tidak bisa
menulis apa-apa karena tidak ada bayangan apa yang harus ditulis, sehingga
hanya mampu menatap kertas kosong dengan perasaan tak berdaya.
Ups,jangan panik dulu. Ini kukan
pertanda Anda mulai pikun (dan percaya deh, Anda tidak mengidap penyakit
Alzheimer yang menyerang secara mendadak). Bisa jadi, hal ini disebabkan karena
Anda harus mulai menyesuaikan diri dengan keadaan baru tersebut.
Jadi bagi Anda yang mungkin saat ini sedang pusing karena
terlalu sibuk, istirahat dulu sebentar dan simak artikel berikut. Siapa tahu
akan membantu.
- Lakukan pada waktu yang tepat
Kebanyakan orang yang telah
berumur berpikir lebih jernih pada pagi hari; sedangkan mereka yang lebih muda,
pada siang hari. Temukan kapan waktu Anda yang tepat, dan selesaikan
masalah-masalah yang memerlukan pemikiran di waktu-waktu tersebut.
- Pendidikan tinggi -- namun jangan terlalu berlebihan
Pendidikan sekolah memiliki
pengaruh besar dalam memupuk kreativitas seseorang terutama pada masa-masa
akhir kuliah, namun penaruh tersebut mulai menurunsetelah lulus. Pendidikan
memang sangat penting, namun hal itu tidak menjamin kesuksesan Anda di bidang
tersebut (alias banyak hal-hal lain yang harus diperhatikan).
- Mengikuti nasehat Konfusius
salah satu petunjuk mengingat
yang selalu digunakan oleh para ahli yang melakukan penelitian tentang ingatan
: Supaya tidak lupa bila ada hal penting, tulis di secarik kertas. Sebagaimana
kata pepatah Cina, tulisan yang tintanya tidak jelas bertahan lebih lama
daripada ingatan paling kuat sekalipun.
- Tampil bersemangat dengan doping
Penelitian menunjukkan kadar
kafein dalam secangkir kopi dapat membantu kita berkonsentrasi terhadap sesuatu hal dengan lebih baik. Namun
bagi Anda yang rentan atau mudah terkena
depresi, sebaiknya jauhkan diri dari sentuhan kopi karena akan berakibat buruk
bagi sel-sel otak.
- Hubungkan hal baru dengan yang lama
Dengan menghubungkan informasi
atau hal-hal baru dengan apa yang telah Anda ketahui, percaya deh, akan lebih
mudah untuk mengingatnya kembali.
- Berlatih terus
- Beri kesempatan pada ide- ide baru
Kebanyakan dari kita memperoleh kelebihan kemampuan yang
dengan cepat menyaring fakta yang ada dan dengan cepat pula memutuskan
"ya-atau- tidak". Kreativitas memerlukan lebih banyak waktu senggang
atau pendekatan yang lebih santai -- yaitu dengan memberikan ruang bagi ide-
ide gila Anda.
- Pilih profesi yang menghadirkan tantangan bagi otak dan pasangan yang cerdas
Orang-orang yang berkarir di
bidang yang memerlukan tingkat konsentrasi atau penggunaan intelegensi tinggi
besar kemungkinannya untuk dapat mempertahankan kognisinya di level tertinggi.
Selain itu, menikahi seseorang yang pintar juga dapat membantu Anda untuk terus
mendapat stimulasi tingkat tinggi.
- Jangan ragu untuk mengetahui hal- hal baru
Kreativitas kerap diartikan
sebagai kemampuan seseorang untuk mengadaptasikan satu cara penyelesaian
masalah ke masalah lain yang berbeda. Banyak sekali contoh kreativitas manusia
yang bermula dari hal-hal kecil (namun menjadi
besar), misalnya ide membuat pin untuk membuka kaleng minuman ringan yang
berasal dari cara seseorang membuka kulit pisang.
- Belajar dari pengalaman Da Vinci
Seperti halnya Da Vinci yang
terkenal dengan ide-ide revolusionernya (dan membuatnya dijuluki sebagai
pelopor jaman rennaisance), tidak ada salahnya melakukan hal-hal yang tidak
berhubungan dengan pekerjaan, yang tujuannya adalah untuk merangsang stimulasi
otak. Beberapa diantaranya misalnya melakukan juggling bola atau menulis dengan
tangan kiri (atau kanan bagi Anda yang kidal).
- Perhatian
Pernah mengalami lupa nama
seseorang beberapa saat setelah Anda bertemu atauberkenalan dengannya?
Masalahnya bukan pada ingatan Anda, namun lebih ke arahkonsentrasi yang
tercurah saat itu. Dengan bertambahnya umur, kita harus lebih sering
mengulang-ulang informasi yang baru didapat supaya masuk ke pusat penyimpanan
data yang terletak di dalam otak kita.
- Mendengarkan musik klasik
Seorang psiolog eksperimental
menemukan sebuah bukti yang mendukung adanya "Efek Mozart" -- otak
yang terekspos (dalam hal ini mendengarkan) music klasik (contohnya Mozart)
akan dirangsang sedemikian rupa sehingga informasi yang kita peroleh dapat
masuk lebih cepat ke dalam otak.
- Menjaga kebugaran badan
Banyak yang percaya bahwa dengan
berolah raga, maka kemampuan berpikir/mengingat juga akan semakin menguat. Hal
ini disebabkan oleh meningkatnya kadar oksigen dan nutrisi yang dialirkan ke
dalam otak, sehingga merangsang sel- sel otak untuk tumbuh lebih pesat. Meski
penelitian belum membuktikan pandangan ini akurat, rasanya tidak ada salahnya
kalau dicoba.
- Mencoba sesuatu yang baru
Dalam sebuah studi yang
membandingkan orang-orang yang mudah mengalami burnout dengan mereka yang dapat
mempertahankan kreativitasnya, diketahui bahwa kelompok yang terakhir dapat mempertahankan penampilannya karena terus berusaha menambah pengetahuannya. Jadi,
siapa bilang membaca itu tidak penting?
- Hindari hal-hal yang bisa membuat Anda tidak focus
Saat berada dalam situasi chaos
atau berisik di mana banyak hal-hal di sekitar yang mampu mengganggu
konsentrasi. Seandainya harus mengerjakan sesuatu yang penting, akan lebih baik
bila Anda mampu menjauh dari lingkungan tersebut, misalnya dengan menyendiri di
tempat sepi supaya lebih berkonsentrasi.
Satu hal lagi yang tidak boleh
dilupakan adalah untuk tetap mengobarkan semangat (rasa cinta) Anda terhadap
pekerjaan yang sedang dilakukan! Dalam sebuah penelitian yang dilakukan seorang
psikolog Belanda terhadap master dan grandmaster catur menunjukkan bahwa tidak
ada perbedaan tingkat kecerdasan diantara mereka.
Satu-satunya yang membedakan adalah
:
para grandmaster menyukai dan menghayati permainan
catur.
Ini menunjukkan bahwa semangat seseorang adalah pemicu yang
paling baik bagi kreativitas. Coba saja kalau tidak percaya!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar